Mendapat kiriman Jajanan Makan Enak Oleh Oleh Bandung Martabak Bolu alias MarBol gratis dari Bandung?
Wah pasti langsung saya tolak!!!
Upss, itu kalau ngirimnya cuma 1 porsi, hehehehehehehhee…
Menurutku trik pemasaran yang dilakukan Martabak Bolu dengan memanfaatkan komunitas pecinta kuliner cukup unik dan tepat sasaran. Entah trik ini sudah diajarkan di Harvard Business School atau belum, saya kurang tahu. Tapi ini pertanda bahwa pemilik/pengelolanya punya visi ke depan. Hal ini dipertegas dengan makin banyaknya orang yang hadir di http://martabakbolu.com via Pendidikan Internet dokterPIM.
Memang, cara ini dapat dijalankan kalau kita sudah yakin seyakinnya bahwa produk yang kita buat memang enak dan berkualitas.Tapi kalau kita menyimak komentar dari rekan-rekan Bangomania yang sudah mencicipinya, semuanya oke tanpa cela.
Saya juga sudah pernah mencobanya. Seminggu lalu kebetulan saya dikirimi jajanan makan enak oleh-oleh Bandung MarBol ini via Tiki. Daya tarik pertama ada pada kemasan. Hmm, serius nih dan pemilik Martabak Bolu pasti paham benar soal fungsi kemasan. Daya tarik kedua ada pada nama Martabak Bolu (MarBol) itu sendiri. Terus terang, ini produk makanan yang inovatif khas Bandung. Kota Bandung memang dipenuhi orang-orang kreatif di bidang kuliner dan lainnya. Mereka tahu trik membuat sesuatu jadi cantik tapi tak bikin harga jatuh mahal. Daya tarik ketiga ada pada citarasa. Di dalam kardus tersedia pisau kecil. Saya coba iris-iris si MarBol itu. Lalu saya suapkan ke mulut, hmmm…cukup nendang rasanya. Kering, tidak berminyak. Dibandingkan martabak biasa, ini MarBol memang tampil beda..namanya juga perpaduan antara Martabak dan Bolu.
Soal harga saya belum tahu, karena waktu itu saya dapatkan gratis…. :))
Ok deh nanti pas ke Bandung aku mau mborong MarBol buat oleh-oleh..
Salam,
Radityo Djadjoeri

PS: Anda punya oleh oleh asli daerah Anda coba ikuti konsultasi gratis dengan Expert SEO dokterPIM. Email to: admin@dokterpim.com